Minggu, 28 Desember 2014

TENTANG MENGURUS ANAK DENGAN BAIK.

      Anak adalah titipan dari allah untuk orang tua, dan orang tua harus bisa mendidik anaknya agar kelak menjadi anak yang mulia di mata allah dan dapat berguna bagi agama nusa dan bangsa. agar orang tua lebih bijak sebaiknya menghadapi anak lebih lembut karna sifat anak mudah terpengaruh oleh lingkungan sekitar contohnya : apa bila orang tua kasar terhadap anak itu, dan anak itu pun memperagakan sikap orang tuanya kepada temannya, disekolah, bahkan dilingkungan masyarakat

      semoga kita dapat membimbing anak kita agar kelak bisa jadi generasi bangsa yang lebih baik......
dan jangan lah para orang tua kasar kepada anak sayangilah dia agar dia tau betapa kita sayang kepada dia. 

pembaca blog muslimah islam yang berbahagia seharus nya kita menuaikan ilmu yang bermaanfaat bagi si anak sehingga dia menjadi anak yang berprestasi dan menghargai ibunya yang telah melahirkan dia 9 bulan lamanya.......

wasalaaam ..........

 
    
 

Minggu, 21 Desember 2014

Makanan Halal Dan Sekaligus Sehat 

Kali ini saya akan membahas tentang ''Makanan Halal Dan Sekaligus Sehat'' Bagi muslimah islam sekarang ini. Mari kita simak berita nya yuk ..

Allah memerintahkan kita untuk memakan makanan yang halal dan baik / Halalan Thoyyiban
Al Qur’an, Surat Al Maidah : 88 yang artinya:
“dan makanlah makanan yang halal lagi baik (thayib) dari apa yang telah dirizkikan kepadamu dan bertaqwalah kepada Allah dan kamu beriman kepada-Nya”    
Allah memerintahkan kita untuk memakan makanan yang bukan cuma halal, tapi juga baik (Halalan Thoyyiban) agar tidak membahayakan tubuh kita. Bahkan perintah ini disejajarkan dengan bertaqwa kepada Allah, sebagai sebuah perintah yang sangat tegas dan jelas. Perintah ini juga ditegaskan dalam ayat yang lain, seperti yang terdapat pada Surat Al Baqarah : 168 yang artinya:
“Wahai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syetan; karena sesungguhnya syetan itu adalah musuh yang nyata bagimu”  
Pertama kita ketahui, halal itu bukan sekedar halal makanannya, tapi juga dari sumber bagaimana mendapatkannya pun harus halal. Kalau sumbernya haram seperti korupsi, mencuri, merampok, menggusur tanah rakyat dengan harga yang rendah, maka makanan yang dimakan pun meski sebetulnya halal, tetap haram. Dan akan membuat si pemakannya disiksa di api neraka. Nabi berkata:
Tiap tubuh yang tumbuh dari (makanan) yang haram maka api neraka lebih utama membakarnya. (HR. Ath-Thabrani)
Sesungguhnya Allah baik dan tidak menerima kecuali yang baik-baik. Allah menyuruh orang mukmin sebagaimana Dia menyuruh kepada para rasul, seperti firmanNya dalam surat Al Mukminun ayat 52: “Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan-makanan yang baik-baik dan kerjakanlah amal yang shaleh.” Allah juga berfirman dalam surat Al Baqarah 172: “Hai orang-orang yang beriman makanlah di antara rezeki yang baik-baik.” Kemudian Rasulullah menyebut seorang yang melakukan perjalanan jauh, rambutnya kusut dan wajahnya kotor penuh debu menadahkan tangannya ke langit seraya berseru: “Ya Robbku, Ya Robbku”, sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan dia diberi makan dari yang haram pula. Jika begitu bagaimana Allah akan mengabulkan doanya? (HR. Muslim)
Semua yang berasal dari laut adalah halal untuk dimakan, sebagaimana ayat berikut ini:
        “Dihalalkan bagimu (ikan) yang ditangkap di laut dan makanan yang berasal dari laut”
QS Al Maidah : 94 
Beberapa ayat berikut ini menyebutkan bahwa dalam Al-Qur’an hanya sedikit yang tidak halal. Namun dengan perkembangan teknologi, yang sedikit itu bisa menjadi banyak karena masuk ke dalam makanan olahan secara tidak terduga sebelumnya. Beberapa larangan yang terkait dengan makanan haram tersebut adalah:

QS Al Maidah : 3
“Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tecekik, yang dipukul, yang jatuh ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali kamu sempat menyembelihnya.”
QS Al Baqarah : 173
“Sesungguhnya Allah yang mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan yang disembelih dengan nama selain Allah.”QS Al Maidah : 4
“Dan makanlah binatang yang ditangkap dalam buruan itu untukmu dan sebutlan nama Allah ketika melepaskan hewan(anjing) pemburunya.”QS Al An’ am : 121
“Dan janganlah kamu makan sembelihan yang tidak menyebut nama Allah dan sesungguhnya yang demikian itu fasik.”
QS An Nahl : 67
“Dan dari buah kurma dan anggur, kamu buat minuman yang memabukkan dan rizki yang baik. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang memikirkan.”
QS Al Baqarah : 219
“Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi; Katakanlah : “Pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosanya lebih besar daripada manfaatnya.”
QS An Nisa : 43
“Hai orang-orang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan.”
Dari serangkaian ayat di atas, beberapa yang diharamkan adalah:
1.Darah
2.Babi
3.Bangkai
4.Binatang yang disembelih selain menyebut nama Allah
5.Khamer atau minuman yang memabukkan

Selain itu dilarang memakan binatang buas yang bertaring seperti anjing, kucing, harimau, dan sebagainya:
Hadis riwayat Abu Tsa`labah ra., ia berkata:
Nabi saw. melarang memakan binatang buas yang bertaring. (Shahih Muslim No.3570)
Haram juga memakan keledai:
Bahwa Rasulullah saw. melarang makan daging keledai peliharaan. (Shahih Muslim No.3583)
Kelima hewan ini haram dimakan, berdasarkan hadits Abu Hurairah -radhiallahu ‘anhu-, beliau berkata:
نَهَى رسول الله صلى الله عليه وسلم عَنْ قَتْلِ الصُّرَدِ وَالضِّفْدَعِ وَالنَّمْلَةِ وَالْهُدْهُدِ
“Rasulullah SAW melarang membunuh shurad, kodok, semut, dan hud-hud. (HR. Ibnu Majah dengan sanad yang shohih).
Nabi pernah bersabda “Lima jenis hewan yang harus dibunuh, baik di tanah haram maupun di tanah biasa, yaitu : ular, kalajengking, tikus, anjing buas dan burung rajawali” (H.R. Abu Daud) dalam riwayat lain disebutkan juga burung gagak.
Imam Syafi’ie mengharamkan hewan yang hidup di 2 alam (di air dan di darat) seperti kodok, buaya, kura-kura, dan kepiting.
Selain halal, makanan juga harus baik. Meski halal tapi jika tidak baik, hendaknya tidak kita makan. Di antara kriteria makanan yang baik adalah:
  1. Bergizi tinggi
  2. Makanan lengkap dan berimbang. Waktu SD kita belajar makanan 4 sehat 5 sempurna seperti nasi/jagung, lauk/pauk, sayuran, buah-buahan, dan terakhir susu. Semua makanan tersebut mengandung karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Ada baiknya ditambah dengan herbal seperti madu, pasak bumi, habbatus saudah, minyak zaitun, dan sebagainya agar tubuh kita sehat.
  3. Tidak mengandung zat-zat yang membahayakan bagi kesehatan kita, misalnya kolesterol tinggi atau bisa memicu asam urat kita.
  4. Alami. Tidak mengandung berbagai zat kimia seperti pupuk kimia, pestisida kimia, pengawet kimia (misalnya formalin), pewarna kimia, perasa kimia (misalnya biang gula/aspartame, MSG, dsb)
  5. Masih segar. Tidak membusuk atau basi sehingga warna, bau, dan rasanya berubah
  6. Tidak berlebihan. Makanan sebaik apa pun jika berlebihan, tidak baik.
Dari situ kita berusaha mendapat sumber karbohidrat seperti beras yang sealami mungkin seperti beras organik yang bebas dari pupuk kimia, pestisida kimia, dan sebagainya. Lebih baik lagi jika bibitnya pun didapat secara alami. Bukan varian baru yang diberi radiasi agar jadi “bibit unggul” yang bisa panen lebih dari 2x dalam setahun.
Lauk pun sebaiknya yang alami. Bukan ayam atau sapi yang disuntik hormon agar cepat besar. Karena ini bisa mengganggu pertumbuhan anak kita dan tidak sehat bagi tubuh kita.
Susu sebetulnya yang paling baik adalah susu unta dan susu kambing. Ada pun susu sapi, selain lebih sulit dicerna untuk sebagian orang bisa menimbulkan alergi bahkan colic bagi bayi. Susu adalah makanan yang terbaik. Untuk bayi hingga usia 2 tahun, ASI (Air Susu Ibu) tetap yang terbaik.
Dari lebah keluar madu yang merupakan obat bagi manusia.” [An Nahl 69].
Dari Ibnu Abbas r.a. Rasulullah bersabda: “Kesembuhan (obat) itu ada pada tiga hal: dengan minum madu, pisau hijamah (bekam), dan dengan besi panas. Dan aku melarang ummatku dengan besi panas.” (HR Bukhari)
Ternyata madu selain nutrisinya sangat tinggi juga mengandung antiseptik, antioksidan dan antibakteri serta obat yang berkhasiat. Para dokter di Eropa di masa lalu selalu menyertakan madu sebagai resep obat. Sementara Kedokteran Modern sekarang pun menemukan berbagai khasiat madu untuk kesehatan.
Khasiat madu baik sebagai makanan bergizi atau untuk pengobatan sudah didokumentasikan sejak zaman kuno di Kitab Weda, Yunani, Romawi, Kristen, Islam, dan berbagai kepercayaan serta kebudayaan. Pakar Kesehatan di zaman kuno seperti Aristotle (384–322 BC), Aristoxenus (320 BC)HippocratesPorphyryCornelius Celsus (abad 1 AD) dan Dioscorides (c. 50 AD), dan Arab physicians El Mad Joussy and El Basry, telah menyarankan madu sebagai obat untuk menyembuhkan penyakit.
Madu yang baik adalah madu yang ASLI. Bukan madu palsu yang terbuat dari gula yang justru berbahaya bagi kesehatan. Makanan lebahnya pun sebaiknya yang alami seperti sari bunga. Bukan cairan gula/sirup.
Dari Abu Hurairah ra.: Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya pada jintan hitam (Habbatus Saudah) terdapat obat untuk segala penyakit kecuali mati. (HR Muslim)
Ternyata dalam Habbatus Saudah terdapat berbagai zat obat seperti Omega 3, Omega 6, Omega 9 yang melancarkan peredaran darah, Phytosterol anti tumor, Thymoquinone (anti kanker), Arginin (meningkatkan imunitas), dsb.
Minyak Zaitun (At Tiin 1) ternyata bermanfaat untuk melancarkan pernafasan, fungsi usus, dan menurunkan kolesterol/darah tinggi.
“Makanlah kalian dengan buah Zaitun/ minyak zaitun dan gunakan menggosok (mengoles) dengan minyak zaitun, sesungguhnya (Zaitun) dari pohon yang diberkahi” (Al-Baihaqi & Ibnu Majah).
Jurusan Kesehatan Universitas Harvard ternyata sekarang menyarankan kita mengkonsumsi minyak seperti minyak Zaitun agar kita lebih sehat. Sebaliknya hindari lemak jenuh yang membeku dalam suhu kamar seperti lemak binatang, margarin, dan mentega karena bisa menyumbat pembuluh darah kita yang berakibat pada hipertensi/stroke.
Hindari juga minuman bersoda seperti Coca Cola atau Pepsi Cola karena itu bisa merusak kesehatan.
Para pakar kesehatan berpendapat bahwa penyakit itu sumbernya selain dari pikiran, eksternal (tabrakan/virus), juga dari makanan/minuman. Jika kita biasa memakan makanan/minuman yang tidak bagus, lama kelamaan itu akan merusak berbagai bagian tubuh kita seperti usus, ginjal, dan hati. Merusak kesehatan. Selain itu juga melanggar perintah Allah.
Ahli Gizi Michael Pollan menulis:
Food Rules:
– Don’t eat anything your great-grandmother wouldn’t recognise as food.
– Eat only foods that eventually will rot.
– Get out of the supermarket whenever you can.
Artinya, jangan makan makanan yang tidak pernah dimakan oleh nenek anda. Contohnya berbagai makanan kemasan yang ada di super market. Jangan juga makan makanan yang tidak membusuk selama berbulan-bulan. Itu artinya makanan tersebut mengandung banyak pengawet kimia yang akan merusak hati, ginjal, bahkan otak anda. Ada yang menulis, makanan yang tidak membusuk dalam 1 minggu, berarti itu busuk. Hindari membeli makanan di supermarket. Karena umumnya masa kadaluwarsanya bisa berbulan-bulan (memakai pengawet).

Sekian Bagi Yang Mau Bertanya Silahkan Berkomentar Yang Sopan
Setidak nya kita makan makannan yang halal, halal aja sudah enak ngapain nyari yang haram.
Assalamu alaikum wr.wb.

Sabtu, 20 Desember 2014

Majalah Muslimah Islam
pengumuman terupdate masa kini.

Jasa Ruang Iklan 250 X 300
Hanya 200 ribu /perbulan !
Buruann !

hub 082387630574  atas nama manajemen majalah muslimah islam  nova wulan anggreini  Bank BRI  
No.Rek : 066-01-005880-53-2

SOLUSI BERBISNIS ANDA, TEPERCAYA DAN AMAN...


 
Muslimah Islam Peduli

asslamualaikum wr.wb
 sahabat majalah muslimah islam mari kita bantu rekan dan saudara kita yang terkena musibah. donasikan rezeki anda untuk membantu rekan kita bersama kami, bekerja sama dengan pmi.
dan kirim kan komentar tentang doa untuk mereka yang telah berdonasi untuk saudara~saudari kita, semoga dapat ketabahan dan keiklasan menghadapi cobaan ini.

 >Detik Detik Video Tanah Longsor<

No.Rekening Bank Bri :066-01-005880-53
No.Rekening Bank Mandiri :
dan kirim kan komentar anda tentang doa untuk keselamatan mereka semoga kita dapat membantu korban kita yang terkena musibah amin...

sekian Muslimah Islam Peduli Asslamu alaikum wr.wb
Info Life Style Muslimah 2015

Dewi Sandra adalah seorang penyanyi, public figure, dan bintang iklan. Setahun sebelum memakai hijab Dewi Sandra mengikuti taklim yang dekat rumahnya di Bintaro. Dari itu dia banyak mendapatkan siraman-siraman rohani. Hingga pada suatu hari sehabis solat tahajud dia mengambil
Al-quran dan membuka nya secara acak lalu keluarlah ayat Al-Ahzab ayat 59:
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا
Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Akhirnya sejak saat itu, Dewi Sandra bertekad untuk mengenakan hijab. Untuk dapat lebih mengistiqamahkan dalam berhijab Dewi Sandra rajin mengikuti kelas tafakur, dan taklim-taklim ibu-ibu, remaja dan keluarga. Dari taklim-taklim yang dia ikuti, dia memahami bahwa apapun yang terjadi kita tetap harus solat, dan membaca Al-quran.
Dahulunya Dewi Sandra sempat memandang sebelah mata terhadap hijab namun sekarang ia memberikan apresiasi yang besar kepada hijaber yang sudah berhijab sebelum ia. Karena dengan kecantikan dan kepositifannya muslimah tetap bisa syar’i dan berprestasi. Berikut ini adalah hijab-hijab nan cantik ala Dewi Sandra.
Image via http://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/awalnya-dewi-sandra-menangis-saat-mulai-memakai-hijab-322cd4.html
Image via KapanLagi.com.
Dewi Sandra dengan jaket kulit dan celana polkadot. Image via KapanLagi.com
Dewi Sandra dengan dengan busana hitam putih dipadu antara jaket kulit dan celana polkadot. Image via KapanLagi.com.
Saat bernyanyi di Indonesia Islamic Fashion Fair (IIFF) 2013 di Assembly Hall, JCC Senayan, Jakarta. Image via TribunNews.
Saat bernyanyi di Indonesia Islamic Fashion Fair (IIFF) 2013 di Assembly Hall, JCC Senayan, Jakarta. Image via TribunNews.
Mengenakan busana karya Dian Pelangi. Image via KapanLagi.
Mengenakan busana karya Dian Pelangi. Image via KapanLagi.
Saat menghadiri acara gala premiere film Coboy Junior The Movie di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Juni 2013. Image via TribunNews.
Saat menghadiri acara gala premiere film Coboy Junior The Movie di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Juni 2013. Image via TribunNews.
Dewi Sandra dengan busana muslim sederhana saat menghadiri peluncuran pra produksi film Haji Backpacker, di Falcon Pictures, Jakarta Selatan. Image via TribunNews.
Dewi Sandra dengan busana muslim sederhana saat menghadiri peluncuran pra produksi film Haji Backpacker, di Falcon Pictures, Jakarta Selatan. Image via TribunNews.
Busana Dewi Sandra dalam sebuah iklan kosmetik. Image via Wardah Cosmetics.
Busana Dewi Sandra dalam sebuah iklan kosmetik. Image via Wardah Cosmetics.
Dewi Sandra dengan balutan busana warna hitam yang diikat dengan selendang kuning emas di pinggangnya. Image via kapanLagi.
Dewi Sandra dengan balutan busana warna hitam yang diikat dengan selendang kuning emas di pinggangnya. Image via kapanLagi.
Dengan busana khas Indonesia, kebaya. Image via TribunNews.
Dengan busana khas Indonesia, kebaya. Image via TribunNews.
Tampilan seragam pegawai klasik yang dipadupadankan dengan kerudung & kalung manik-manik yang sederhana namun menarik. Image via PontianakPost.
Tampilan seragam pegawai klasik yang dipadupadankan dengan kerudung & kalung manik-manik yang sederhana namun menarik. Image via PontianakPost.
Dewi Sandra saat membintangi sebuah iklan produk kecantikan Wardah.
Dewi Sandra saat membintangi sebuah iklan produk kecantikan Wardah. Untuk mengetahui cara memakai kerudung seperti ini, silahkan lihat tutorialnya>>
Dewi Sandra saat bersama Asma Nadia, penulis buku Catatan Hati Seorang Istri.Dewi Sandra saat bersama Asma Nadia, penulis buku Catatan Hati Seorang Istri. Buku tersebut diangkat ke layar sinetron dengan judul yang sama. Dewi Sandra-pun mampu melakoni tokoh Hana dengan sangat bagus dengan busana hijab yang menawan.

Tutupi lah Aurat Mu, Salah Satu Nya Berhijab Karna Kini Berhijab Lebih Gaul Dan Tetap Cantik.
''Inilah Lifestyle Wanita Muslimah Masa kini''

Tips Istri Agar Menjadi Pusat Perhatian Suami
Seorang psikoterapis Doris Helmering menuturkan, “Wanita biasanya memiliki teman wanita yang akrab. Teman terdekat laki-laki umumnya adalah istrinya. Ini berarti, relasi harmonis dalam kehidupan rumah tangga sangat penting bagi laki-laki.”
Suatu hal yang telah cukup dikenal –baik dari sisi sosiologi maupun psikologi— semakin bertambah kedekatan seorang istri dengan suaminya, maka kebahagiaan keduanya akan semakin bertambah. Disebutkan bahwa, menurut para suami, faktor kebahagiaan rumah tangga adalah istri yang menjadi pendamping terbaik bagi mereka.
Dalam bukunya Menyelami Hati Wanita, Abdul Mun’im Qindil menyatakan bahwa untuk menjadi pendamping terbaik bagi suami, berarti istri harus berusaha menjadi pusat perhatian suaminya, dengan senyum manis senantiasa terkembang, pandangannya hangat penuh cinta dan tutur kata lembut penuh kemanjaan. Dia harus selalu berusaha menjadi seorang bidadari di rumahnya. Tubuhnya harum mewangi, wajahnya cerah, perilakunya lembut, dan tutur katanya mendatangkan kedamaian di hati, sehingga suami benar-benar merasa bahwa rumahnya adalah surga yang penuh kenikmatan dan kesenangan.
Dia bagaikan bunga yang segar dan menyejukkan mata. Hatinya bening sebening mata air pegunungan. Senyumannya manis semanis telaga madu. Wajahnya terang secerah bulan purnama. Jika suaminya sakit, dia menjadi dokter pribadinya yang senantiasa setia menemaninya. Jika dunia gelap di matanya, dia menjadi pelita yang siap menerangi jalannya. Jika suami kehausan, dia menjadi pelepas dahaga yang menyejukkan. Pokoknya, apa pun yang dilakukannya selalu menebarkan pesona di mata suaminya. Kelemahlembutannya dalam memperlakukan suaminya sama dengan perlakuannya terhadap teman-teman dekatnya, penuh keakraban dan senda gurau.
…Untuk menjadi pendamping terbaik bagi suami, istri harus berusaha menjadi pusat perhatian suaminya. Dia harus selalu berusaha menjadi seorang bidadari di rumahnya…
Jadi, bagaimanakah caranya agar Anda menjadi pendamping terbaik suami? Di bawah ini adalah beberapa tips penting agar Anda bisa menjadi pusat perhatian suami, sebagaimana dinyatakan Muhammad Kamil Abdul Shamad dalam bukunya Haqa`iq Taghfulu ‘Anha Az-Zaujat:

1.  MENJAGA PERASAAN SUAMI
Peduli terhadap kebahagiaan suami dan mampu memperlihatkan serta menghormati cintanya merupakan fondasi keharmonisan sejati. Psikolog Marlin Roman menyatakan, “Manusia menyenangi orang yang bisa menjadikannya senang. Inilah yang harus diperhatikan dalam pendidikan dan pelatihan.”
Ketika Anda merasa tidak nyaman dan membenci teman Anda, maka Anda bisa saja menghentikan interaksi dengannya, sampai rasa benci itu hilang. Namun dengan suami, Anda tidak bisa menghentikan interaksi Anda dengannya. Sebesar apa pun kebencian Anda kepada suami, hanya karena dia mengabaikan beberapa hal yang sepele, maka Anda harus tetap berada di sisinya. Anda harus bersamanya ketika makan, bersenda-gurau dengannya, dan lain sebagainya.

2.  BERSABARLAH
Keberadaan Anda sebagai partner suami menuntut Anda untuk bersabar dalam segala hal. Rasulullah bersabda, “Orang muslim jika dia bergaul dengan manusia dan bersabar atas gangguannya, maka dia lebih baik daripada orang muslim yang tidak mau bergaul dengan manusia dan tidak bersabar atas gangguannya.” (HR. At-Tirmidzi: 2431, dishahihkan oleh Al-Albani. Lihat: Shahih Al-Jami’: 6651)
Ada sebuah kisah menarik tentang hal ini. Pada zaman Khalifah Al-Manshur, salah seorang menterinya, Al-Ashma'i, melakukan perburuan. Karena terlalu asyik mengejar hewan buruan, dia terpisah dari kelompoknya dan tersesat di tengah padang sahara.
Ketika rasa haus mulai mencekiknya, di kejauhan dia melihat sebuah kemah. Terasing dan sendirian. Dia memacu kudanya ke arah sana dan mendapati seorang penghuni wanita muda dan jelita. Dia meminta air. Wanita itu berkata, “Ada air sedikit, tetapi aku persiapkan hanya untuk suamiku. Ada sisa minumanku. Kalau engkau mau, ambillah.”
Tiba-tiba wajah wanita itu tampak siaga. Dia memandang kepulan debu dari kejauhan. “Suamiku datang,” katanya. Wanita itu kemudian menyiapkan air minum dan kain pembersih. Lelaki yang datang itu lebih pas jika disebut “bekas manusia”. Seorang tua yang jelek dan menakutkan. Mulutnya tidak henti-hentinya menghardik istrinya. Tidak satu pun perkataan keluar dari mulut perempuan itu. Dia membersihkan kaki suaminya, menyerahkan minuman dengan khidmat, dan menuntunnya dengan mesra masuk ke kemah.
Sebelum pergi, Al-Ashma'i bertanya kepada wanita itu, “Engkau muda, cantik, dan setia. Kombinasi yang jarang sekali terjadi. Mengapa engkau korbankan dirimu untuk melayani lelaki tua yang berakhlak buruk?”
…Rasulullah bersabda bahwa agama itu terdiri dari dua bagian: syukur dan sabar…
Jawaban wanita itu mengejutkan Al-Ashma'i. Perempuan tersebut berkata, “Rasulullah bersabda bahwa agama itu terdiri dari dua bagian: syukur dan sabar. Aku bersyukur karena Allah telah menganugerahkan kepadaku usia muda, kecantikan, dan perlindungan. Dia membimbingku untuk berakhlak baik. Aku telah melaksanakan setengah agamaku. Karena itu, aku ingin melengkapi agamaku dengan setengahnya lagi, yakni bersabar.”

3.  Pelajarilah Bahasa Suami
Laki-laki akan tetap berbicara tentang dirinya saat menceritakan pekerjaannya. Berbeda dengan keyakinan yang membudaya, bahwa laki-laki bicara mengenai dirinya melalui obrolan mengenai pekerjaannya. Istri harus paham ketika suaminya bercerita tentang pekerjaannya, maka sebenarnya dia juga sedang berbicara mengenai masalah-masalah pribadi yang sangat dalam.
Suami, misalnya, pulang ke rumah sambil marah-marah karena pimpinannya di kantor kurang menghargai kerja keras yang dilakukannya. Penyebab yang sebenarnya dia bersikap seperti itu mungkin karena dia takut pekerjaannya belum optimal. Jika Anda langsung menimpalinya dengan menyaranka agar dia siap menghadapinya, bisa menimbulkan reaksi yang tidak Anda harapkan dari dia, yaitu dia malah tidak mau bicara.
Maka sebaiknya Anda tidak bersikap seperti itu, tetapi ciptakanlah suasana lembut yang membuatnya lebih siap untuk menceritakan permasalahannya itu. Artinya, yang perlu Anda lakukan adalah diam mendengarkan ucapannya penuh konsentrasi. Karena pilar pertama relasi adalah mau mendengarkan.
…Islam telah menjadikan ketulusan seorang istri terhadap suaminya setara dengan jihad fi sabilillah dalam hal ganjarannya…

4.  Jangan Menambah Masalah
Terkadang, ketika teman Anda menghadapi masalah, mungkin Anda bisa menghadirkan kelembutan dan rasa simpati. Dengan demikian Anda telah membantu mengurai benang kusut permasalahan yang dihadapinya. Namun, tatkala suami Anda berada dalam kesulitan, Anda justru berbuat kebodohan yang menambah dia gelisah dengan menyampaikan pertanyaan-pertanyaan yang membebani, seperti: “Mengapa itu terjadi?”, “Apa yang akan engkau perbuat?”, dan lain sebagainya. Anda menyampaikan pertanyaan tersebut karena mengira cara itu adalah bentuk kepedulian kepada suami.
Namun sejatinya, dengan pertanyaan itu, Anda menuntut suami agar meyakinkan Anda bahwa segala sesuatu akan berjalan sesuai yang diinginkan. Hal ini menyebabkan dia menyesal telah memberi kepercayaan kepada Anda.
Suami selalu mengatakan, “Saya tidak suka menceritakan urusan pekerjaan kepada istri saya. Jika saya melakukannya, justru saya tidak dapat menuntaskan masalah yang saya hadapi.” Oleh karena itu, alangkah baiknya jika Anda mau menahan perasaan. Benar, cinta Anda begitu besar kepada suami, tetapi Anda gagal menjadi pendamping terbaiknya, karena cinta saja tidaklah cukup. Relasi harmonis sejati akan mendatangkan keintiman yang penuh dengan dinamika. Inilah yang membuat pernikahan menjadi sesuatu yang agung.
Istri muslimah yang shalehah hidup dengan suaminya sepenuh hati, sepenuh perasaan, sepenuh jiwa dan raganya. Perasaan dan pikirannya tidak pernah lepas dari pasangannya. Bukankah Islam telah menjadikan ketulusan seorang istri terhadap suaminya setara dengan jihad fi sabilillah dalam hal ganjarannya? Seorang istri bisa menadapatkan pahala ash-shiddiqin (orang-orang jujur dan tulus) jika selalu jujur dalam tindakan dan ucapannya. Dia juga bisa mendapatkan pahala al-abrar (ahli kebajikan) jika mampu memenuhi semua kewajiban terhadap suaminya. Dia juga bisa mendapatkan pahala asy-syuhada jika ia mampu melewati kesulitan dalam mengurus suami dan anak-anaknya.
…Rumah tangga yang baik bukanlah yang dipenuhi dengan perabotan mewah dan modern. Tapi rumah tangga kebahagiaan yang mampu menyatukan banyak hati yang disinari cinta dan kasih sayang, keserasian, kesetian, dan ketulusan untuk hidup berbagi suka dan duka dalam segala suasana

Sahabat Muslimah Yang Berbahagia Mari Kita Tingkatkan Takwa Dan cari Suami Yang dapat Membahagia Kan Istri nya......